sumber: http://www.dw.com/overlay/media/id/apakah-bisa-dimakan/16999343/17014000
-
Apakah Bisa Dimakan?
Falscher Hase (Kelinci Palsu))
Untuk membuat penganan ini, kita dapat mencampur daging cincang dengan apa saja: tepung, bawang , juga telur. Nama penganan ini mungkin didapat karena bentuknya yang seperti punggung kelinci. Setelah selesai dimasak, diiris lalu dibubuhi sedikit saus di atasnya dan dimakan bersama kentang.
-
Apakah Bisa Dimakan?
Bienenstich (Sengatan Lebah)
Di Jerman ada sengatan lebah yang sangat disukai: terbuat dari adonan manis dengan krim vanili serta almond dan gula di atasnya. Menurut satu legenda, pada abad ke 15, saat Linz menyerang kota Andernach, para pembuat roti di Andernach tengah mengumpulkan madu. Dan mereka melemparkan sarang lebah, membuat pasukan Linz mundur. Warga Andernach merayakan hal ini dengan memanggang kue ini.
-
Apakah Bisa Dimakan?
Maultaschen (Tas Mulut)
Pada Kamis Putih dan Jumat Agung, sebenarnya warga di selatan wilayah Schwaben tidak “diperbolehkan” makan daging. Namun, beberapa warga menemukan cara “rahasia” untuk tetap dapat makan daging, yaitu dengan menyembunyikannya dalam adonan. Asal usul nama tidak diketahui dengan jelas. Mungkin penganan ini pertama kali dibuat di kota Maulbronn.
-
Apakah Bisa Dimakan?
Himmel un Ääd (Surga dan Bumi)
Saat menyantap sosis darah biasanya orang tidak berpikir tentang surga. Namun Himmel un Ääd merupakan salah satu makanan khas negara bagian Nordrhein-Westfalen. Penganan berupa sosis darah ini disantap dengan bawang goreng, kentang dan saus apel. Walaupun sosis merupakan bahan utama, nama pengananan diambil dari apel, yang diyakini berasal dari surga dan kentang dari bumi.
-
Apakah Bisa Dimakan?
Armer Ritter (Ksatria Miskin)
Salah satu penganan “kuno” Jerman, berasal dari abad pertengahan, saat orang kaya makan daging dan orang miskin hanya roti. Cara membuatnya cukup mudah: roti putih dicampur dengan susu, telur, gula dan vanili. Dan setelah tercampur dengan rata, adonan ini lalu digoreng.
-
Apakah Bisa Dimakan?
Halver Hahn (Setengah Ayam)
Jika Anda memesan makanan ini, jangan berharap bahwa pelayan di wilayah Rheinland akan menghidangkan setengah porsi ayam seperti namanya. Hidangan ini adalah roti dengan keju gouda dan mentega, sering disajikan sebagai makan ringan. Berbagai legenda ada di balik nama penganan ini: mulai dari kesalahpahaman pengucapan sampai anekdot pemesanan makanan yang salah.
-
Apakah Bisa Dimakan?
Kalter Hund (Anjing Dingin)
Daging anjing sebenarnya tidak ada dalam daftar makanan Jerman. Namun satu "anjing“ terhidang di atas piring sebagai pencuci mulut. Kalter Hund atau Anjing Dingin, kue yang tidak dipanggang ini, berbahan utama mentega dan cokelat. Saat disimpan di lemari es, dikatakan kue ini "berkeringat“ seperti hidung anjing.
-
Apakah Bisa Dimakan?
Beamtenstippe (Dip Pegawai Negeri)
Diambil dari kata dialek Berlin "stippen“ yang berarti mencelupkan. Penganan ini dihidangkan dengan kentang. Awalnya, Beamtenstippe merupakan makanan orang miskin, karena dahulu pegawai negeri lebih rendah peringkatnya di masyarakat dan tidak kaya. Penganan ini bisa dibuat dari berbagai makanan yang tersisa.
-
Apakah Bisa Dimakan?
Spaghettieis (Es Spaghetti)
Mie dicampur es krim, mungkin terdengar menjijikkan. Namun es krim spaghetti merupakan salah satu penganan paling populer di Jerman. Jangan khawatir: tidak ada mie di dalamnya. Es krim spaghetti terbuat dari es krim vanilla yang diibentuk menyerupai mie. Dihiasi saus stroberi, yang menyerupai saus tomat, dan coklat putih seperti keju parmesan.
Penulis: Kate Müser
Kita bisa berdebat mengenai makanan khas Jerman: suka atau tidak. Tapi penganan berikut layak dicoba, setidaknya karena namanya yang unik.
- Tanggal 06.08.2013
- Penulis Kate Müser
Tidak ada komentar:
Posting Komentar